surat buat adekku


30 agustus 2018

Tulisan ini merupakan surat penulis untuk seseorang yang disebutkan nanti merupakan nama samaran bukan nama asli,tulisan ini dikutip dari surat asli namun ada sedikit perbaikan kata- kata yang kurang pas  karena surat ini ditulis  20 september 2016,wow lama juga yah..
Sebenarnya ini surat ada dibukunya dia tapi hal yang tidak di ingin kan dan dia jadi ngambek deh
 yah namanya juga perempuan begitu deh mungkin dia belajar untuk melupakanku ea ea ea dengan merobek kertas yang ada tulisanku itu dan mengembalikan nya kepadaku assek.. untuk tidak sakit hati.wuuu laki laki kuat men hahaha
sampai saat ini aku masih punya surat itu karena kalau dibuat sayang banget karena berharga brother penuh dengan makna makna tersirat dan cinta yang terselip didalamnya ea ea ea tapi setelah saya tulis di blogger ini saya akan buang dan aku pun belajar untuk melupakan mu ea ea ea hahaha
dan sekarang aku akan menulis surat itu kembali dalam tulisan ini dan selamat tinggal kenangan.
Dan selamat membaca semoga suka dan semoga mendapatkan manfaatnya dan yang buruknya dibuang aja yah hehehe

Malam ini…
Malam,malam,malam yang tak berubah seperti biasanya hanya kegelapan menyelimutinya,lalu malam semakin menunjukkan keindahan yang tak lain bulan dan bintang-bintang yang senantiasa menyertainya.
Alangkah indah ciptaan-Mu Hamba hanya mampu mengucapkan syukur tiada tara masih dapat melihat dan menikmati ciptaan-Mu,apalagi sesosok wanita yang sedang membaca tulisan ini,mungkin dia sedang tersenyum dan bertanya “kenapa bisa”.
Jika benar ia bertanya seperti  itu penulis hanya bisa menjawab “saya begitu terhormat bisa mengenalmu”.
Ya kamu … memangnya siapa lagi dan saya senang berkenalan dengan seseorang yang menghargai keberadaanku saat ini.
Penulis baru kali ini melihatmu tersenyum sedekat tadi ketika ba’da ashar ,meski penulis tidak tahu apa arti senyumanmu itu, yang penulis tahu menenangkan hati siapa saja yang melihatnya.
Teringat dengan jelas di ingatanku senyuman yang tersungging lebar ketika memberi flash disk tadi,semoga itu bukan senyuman yang terakhir untuk penulis.
Sang penulis berharap masih bisa melihat senyuman-senyuman yang menenangkan hati dari seorang adek mursyidah ( nama samaran)
Mengenal sosok adek mursyidah  yang bisa kusimpulkan dari pengamatan-pengamatan selama ini adalah :
1.       Pintar menggambar
Saya senang melihat gambarnya apalagi penulis mendapat suatu kehormatan diberi  lukisannya sesosok wanita dengan tanda pengenal namanya sendiri.
Semoga bakatnya ini terus dikembangkan apalag didunia kaligrafi,bakat ini patut diperhitungkan dan sangat berguna dikemudian hari.
2.       Berani
Berani apalagi telah mengungkapkan perasaannya kepadaku :D ,penulis juga kaget kok bisa ya ada apa dengan diri penulis dari sudut pandang manakah kelebihanku itu.Penulis hanya sesosok laki-laki yang biasa saja dan penulis sangat menghargai keberaniannya itu. Meski penulis tidak mampu membalas perasaanya itu dengan sebab focus dalam menuntut ilmu dan tak ingin pikirinnya terbagi-bagi.Cukuplah waktu yang menjawabnya jika berjodoh kita akan bertemu lagi dikemudian hari dan jika tidak bertemu pastilah sesosok laki-laki yang lebih baik dari penulis dan jika benar-benar berharap kepadaku,perbanyaklah berdoa dan memantaskan diri dengan belajar yang betul J
3.       Manja
Manjanya perempun itulah kodratnya apalagi kepada lawan jenisnya terlebih lagi membuatnya nyaman dan bahagia.Apalagi setiap kali adik mursyidah meminta kepada penulis,rata-rata dari yang diminta harus dituruti kalau tidak pasti ngambek.Ngambek ini adalah jurus yang ampuh melumpuhkan ke egoisan seorang laki-laki.Contohnya tugas sekolah atau dakwah bahasa arab,tapi ada untungnya juga membuatku banyak belajar dengan tugas yang diberikan tapi alangkah baiknya juga jika bisa berusaha dahulu atau bertanya kepada teman-temannya jika tidak bisa bolehlah bertanya kepada penulis jika penulis juga tidak mampu menjawabnya nah namanya juga manusia tidak semua bisa kita jawab adakalanya jadi PR.
4.       Baik
Baik juga orangnya buktinya selalu memperhatikan penulis ea ea ea. Dia lagi apa ya? Sama siapa ya? Apa kabarnya ya ?kok smsnya gak muncul-muncul .
Ciye yang perhatian atau penulisnya ke GR-ran hehehe.

Wah penulis ini banyak sekali corat coretnya yah inilah penulis masih banyak yang ingin ditulis  dibuku kecil ini apalagi ada tulisan yang dikagumi penulis yaitu yang empunya buku,jadi lagi GR lagi deh hehehe biasa begitu memang orangnya.

Pesan penutup dari penulis untuk yang membaca ini adek mursyidah

Adek mursyidah
Jangan bersedih apalagi menangis dengan suatu masalah
Jangan menyerah apalagi dengan merendahkan diri berkata “aku tak bisa apa-apa “
Setiap manusia memiliki kelebihan / kemampuan yang unggul untuk masa depannya terlebih lagi masih diawal ditahun pertama di tempat ini kemampuan itu masih tersembunyi tapi jika kita mampu menemukannya akan membuatmu lebih bercahaya di esok hari,masa dimana masa itu akan membuatmu menjadi seorang yang berharga dimata Allah dan Rasul-Nya ,masalah perasaan lebih tepatnya cinta yang lahir dari rasa nyaman dan tenang atau merasa terlindungi dsertai perhatian yang lebih yang didapat dari seseorang yang membuat rasa nyaman itu sendiri.Cinta itu Fitrah tidak dapat disalahkan,yang salah adalah  orang/pelaku yang tidak menempatkan posisi cinta itu sendiri dengan benar ,sehingga penyesalan didapat pada akhirnya.
Jadi pandai pandailah dalam menempatkan cinta sebelum mencintai sesama makhluk alangkah baiknya belajar mencintai yang mempunyai makhluk  atau lebih tepatnya sang Pencipta Allah SWT.Jika sudah benar dalam mencintai sang Pencipta,pasti sang Pencipta akan mendatangkan seseorang yang sama-sama mencintai diri-Nya untuk menjadi pelengkap hidupmu.itu Pasti.

Ya itu saja yang mungkin menjadi kenang-kenangan corat-coretku dalam buku ini .semoga bermanfaat jika ada kesalahan, penulis hanya hamba yang biasa yang perlu di luruskan jika ditemukan ada kesalahan ,salam baik untuk pembaca. Adek mursyidah

                                                                                                                                Muhammad haris
Kata bijak dariku
“tidak perlu menjadi orang hebat tapi cukup dengan menjadi dirimu sendiri kamu telah menjadi orang hebat”.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KISAH KALI INI ULAMA SENGKANG SULAWESI SELATAN DALAM KARYANYA RIWAYATKU DAN RIWAYAT GURU BESAR KY. H. M. AS-AD OLEH H.HAMZAH MANGULUANG SENGKANG