surat untuk adikku



Adikku..
Terima kasih telah mengisi hari hariku dengan canda tawa,tangis,suka dan duka bersama,namun semakin kita melangkah aku melihat cahaya bahwa apa yang kita lakukan adalah kesalahan.
Hari-hari kulalui dengan beyangan dosa dan kematian,aku tak ingin mengajakmu dalam perbuatan dosa itu terus menerus.Seandainya kau tahu aku sangat menyayangimu lebih dari apapun.
Maafkan diriku yang mulai menjauh namun ini jalan yang terbaik bukan berarti aku meninggalkanmu dan melupakanmu,aku sedang menjagamu dari kejauhan serta menjaga kehormatan mu yang suci,aku tak ingin menodai nya  dan aku tak ingin merusaknya.
Sekarang ku hanya bisa melihatmu dari kejauhan meski hati ini perih namun aku harus bertahan demi KITA.
Seandainya adik tahu perasaan yang kulalui ini sungguh begitu menyakitkan,dengan harapan aku tak ingin hubungan ini belalu saja.
Jika aku tetap melanjutkan hubungan ini,aku bukan lah IMAM  yang baik untukmu,karena aku selalu mengajakmu dalam perbuatan hina yang tak diridhoi Allah,aku tak ingin itu terjadi.
Biarlah kita berpisah untuk saat ini,tapi perpisahan untuk kembali bertemu..
Dalam perpisahan sementara ini marilah kita sama-sama intropeksi diri dan membenahi diri sehingga jika kita bertemu lagi,dirimu telah bermetafosis menjadi lebih baik dari sebelumnya begitu pula dengan diriku sehingga kelah aku dapat membinamu sebagaimana Rasulullah ajarkan kepada Ummatnya untuk menjaga Zaujatinya dalam rumah tangga yang sakinah,mawaddah dan warohmah.
Aku merindukan waktu itu
Adikku..
Maafkanlah.aku yang penuh dosa ini..
Seandainya waktu ini cepat berlalu,aku akan mendatangi kedua orang tuamu,aku meminta izin dari keduanya mengajakmu kebahtera suci yang telah di ikat dengan ikatan suci an dien..
Janji ku padamu dahulu
Aku akan mengajakmu melihat indahnya masa depan.
Biarlah saat ini waktu memutuskan kan kita asalkan diwaktu mendatang kita akan berjumpa lagi dibawah tenda biru,aku sedang mengucapkan ijab kabul sebagai syarat kehalalan mu.
Kita akan bangun rumah tangga yang membuat malu jagad raya ini.
Membuat iri para malaikat dengan hubungan kita.
Inilah bukti cinta kita.
Sehingga tak akan ada yang memisahkan kita kecuali kematian.
Sebelum itu terjadi
Aku dan dirimu akan membangun taman-taman surgamu dikelilingi anak-anak yang sholeh-sholehah yang akan selalu mendoakan kita nanti.
Kita bangun pondasi yang kuat dengan generasi – generasi yang bertakwa seperti kita dahulu tidak terjerat arus global yang semakin hancur ini.
Harapan ku saat ini,kuharap dirimu bersabar akan kedatanganku sampai waktu itu tiba,meski waktu itu misteri aku harap tetap sabar dalam penantian seperti Fatimah menanti kedatangan Ali,begtu pula diriku seperti Ali yang mengharapkan dirimu menunggu waktu yang tepat untuk menghalalkanmu namun dalam penantian ini jika ada yang melamarmu dia lebih baik dariku dan orang tuamu menyukainya maka terima dia,namun jika kau masih menungguku maka aku pasti mendatangiku,janjiku padamu wahai adikku
 .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KISAH KALI INI ULAMA SENGKANG SULAWESI SELATAN DALAM KARYANYA RIWAYATKU DAN RIWAYAT GURU BESAR KY. H. M. AS-AD OLEH H.HAMZAH MANGULUANG SENGKANG