kisahku kali ini,husnuzhon,berbaik sangka kepada Allah
assalamu'alaikum
lalu kisah yang sebenarnya baru di mulai...
siang itu,aku berinisiatif untuk kembali kesengkang meski jarak yang begitu jauh antara luwu utara dan sengkang,tapi aku tak peduli ,sebagai murid beliau,aku ingin menghadiri pemakamannya sebagai penghormatanku atas apa yang beliau ajarkan padaku.selagi aku bisa dan memiliki waktu yang sudah mepet akhirnya setelah ba'da ashar aku menemui panitia mesjid untuk izin ke sengkang serta menjelaskan apa yang terjadi lalu aku juga minta izin untuk shalat gaib,akhirnya di idzinkan pula.terakhir aku harus menemui tuan rumahku serta jama'ahku yang mengurusku meski perbincangan cukup lama untuk meyakinkan,lalu akhirnya semua beres alhamdulillah berangkat nya setelah shalat terawih,meski itu waktu mepet karena sewaktu waktu bis saja sudah lewat semua,aku tak peduli,karena besoknya jasad gurutta akan dikirimkan dari sumatera ke makassar lalu dibawa kerumah duka,sengkang,Aku hanya berbaik sangka semoga dipermudah perjalananku oleh Allah nanti malam.
setelah shalat isya ,aku berdiri serta menyampaikan kepada jama'ah untuk kesediaanya untuk bersama sama shalat gaib untuk guruku,lalu kami mendoakannya.setelah saya itu duduk lalu dihampiri jama'ah untuk perginya sekarang saja,karena takutnya nanti kehabisan bis,beliau memakluminya,sebagai murid harus memberikan perghormatan yang terakhirkalinya selagi ia bisa.mendengarkan kata katanya,aku terharu.
akhirnya aku bergegas cepat kembali kerumah mengemas barang secukupnya ,lalu saya diantar naik mobil serta beberapa jama'ah ikut mengantarkan hingga jalan raya,karena posisi tempatku sekitar 7 kiloaan dari jalan raya.
menunggu beberapa saat muncul bis,sebelum aku naik,jama'ah memberiku uang 500 ribu,sebagai ongkos jalan ,alhamdulillah saat itu benar benar pas ketika lagi kena kanker saudara(kanker = kantong kering) hehehe.rezeki tak diduga duga.
ongkos jalan sudah kubayar duluan 100 ribu,jama'ah juga mengatakan ustadku ini turun dianabanua,soalnya mau kesengkang.akhirnya aku tenang tenang saja,bis yang kunaiki itu bis full ac lengkap dengan bantal serta selimut,wah baru kali naik bis yang begitu adem anyem muantep saudara tapi lama kelamaan aku semakin kedinginan,akhirnya aku berbaring saja,karena kursi disamping kosong lalu menyelimuti badanku yang semakin kedinginan.
akhirnya aku pun ketiduran...
tiba tiba aku terbangun di pare pare,aku berpikir mungkin sudah lewat anabanua,tapi saya berpikir jernih mungkin bisnya mau keliling keliling saja,mataku tetap terjaga lalu aku shalat tahajud serta berdoa dalam keadaan haru mengingat Gurutta Gani,semua memori muncul kembali kenangan kenangan bersama dalam proses belajar mengajar dikelas aku menangis ,teringat pula nama yang diberikan untukku Abd.Waris,kuingat perkataan beliau kepadakuvketika memberikan nama tersebut,kira kira seperti ini ,"nak namamu sama seperti imam besar mesjid Raya sengkang seorang hafizhul Qur'an".Aku hanya mengaminkan apa yang beliau ucapkan semoga benar benar terwujud.Aamiin.
tiba tiba bis berhenti didaerah yang saya kenal,cuman saya acuh tak acuh lalu aku pergi kerumah makan memesan soto makassar,setelah selesai aku pergi kekamar kecil lalu kembali kebis.
saya kutip dari status Gurutta Abdul Waris "Ag. Abba wafat jum'at 04-09-2015 dan Ag. Abd. Gani wafat 18-06-2016, hanya dalam 10 bulan kedua AG ini telah meninggalkan kita semua, As'adiyah amat kehilangan kedua sosok ini dalam banyak hal, begitu banyak ilmu yang mereka bawa menghadap Allah, kami belum sanggup mengambil semua ilmunya, namun mereka telah tiada, kini kami jadi yatim ilmu, segudang ilmu yang hanya ada pada kedua sosok AG ini. Ya Allah berikanlah pengganti untuk kami yang bisa membimbing dan mendidik kami...""
wabillahit taufiq wassa'adah
wassalamu'alaikum warahmatullohi wabarakatuh
aku ingin berbagi,karena aku percaya dengan berbagi kisah membuat kita hidup selamanya dan aku tahu berbagi kisah itu indah terlebih lagi membawa manfaat kepada sesama.
kisah kali ini terjadi pada bulan Ramadhan kemarin ya tahun ini tahun 2016,saat itu aku ditugaskan di desa purwokerto atau lebih dikenal spontan,luwu utara.Disana aku ditugaskan sebagai imam terawih dan itu juga aku baru pertamakali ditugaskan subhanallah pengalaman tak terlupakan sertan banyak hikmah kupetik didalam.
lanjut kisah...
kabar duka menghampiri kami yang sedang bertugas diberbagai pelosok sebagai muballig dan imam terawih,seolah tak percaya,bagaikan petir disiang bolong guru kami KH.abdul Gani BA. telah berpulang kerahmatullah.
Allah lebih sayang kepadanya,meski kami belum sempat berjumpa kepadanya.
kami begtu kehilangan sosok beliau yang tawadhu' dan berilmu.
kamu tahu jika salah seorang ulama diangkat dari muka bumi,maka keberkahannya pun dicabut dari daerah tersebut :(.
tak habis pikir gurutta pergi secepat itu,aku menerima telpon dari saudaraku munir,salah satu santri ma'had Aly.satu angkatanku.
aku tak percaya meski sudah dapat berita dari saudaraku lewat chat,aku bertanya dapat dari mana berita tersebut'' aku lihat bbm nya gurutta hasbi"aku tertunduk,semua memori bersama beliau muncul satu persatu,bagaikan menyayat hati yang pilu.
aku menangis bersama saudaraku,kami hanya bisa mendoakan Gurutta ditempatkan yang terbaik disana dan segala apa yang diajarkan kepada kami bermanfaat serta menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,semoga kami bisa menjadi penerus beliau yang baik.AAMiin..
al-fatihah untuk Andregurutta .. :(
lalu kisah yang sebenarnya baru di mulai...
siang itu,aku berinisiatif untuk kembali kesengkang meski jarak yang begitu jauh antara luwu utara dan sengkang,tapi aku tak peduli ,sebagai murid beliau,aku ingin menghadiri pemakamannya sebagai penghormatanku atas apa yang beliau ajarkan padaku.selagi aku bisa dan memiliki waktu yang sudah mepet akhirnya setelah ba'da ashar aku menemui panitia mesjid untuk izin ke sengkang serta menjelaskan apa yang terjadi lalu aku juga minta izin untuk shalat gaib,akhirnya di idzinkan pula.terakhir aku harus menemui tuan rumahku serta jama'ahku yang mengurusku meski perbincangan cukup lama untuk meyakinkan,lalu akhirnya semua beres alhamdulillah berangkat nya setelah shalat terawih,meski itu waktu mepet karena sewaktu waktu bis saja sudah lewat semua,aku tak peduli,karena besoknya jasad gurutta akan dikirimkan dari sumatera ke makassar lalu dibawa kerumah duka,sengkang,Aku hanya berbaik sangka semoga dipermudah perjalananku oleh Allah nanti malam.
setelah shalat isya ,aku berdiri serta menyampaikan kepada jama'ah untuk kesediaanya untuk bersama sama shalat gaib untuk guruku,lalu kami mendoakannya.setelah saya itu duduk lalu dihampiri jama'ah untuk perginya sekarang saja,karena takutnya nanti kehabisan bis,beliau memakluminya,sebagai murid harus memberikan perghormatan yang terakhirkalinya selagi ia bisa.mendengarkan kata katanya,aku terharu.
akhirnya aku bergegas cepat kembali kerumah mengemas barang secukupnya ,lalu saya diantar naik mobil serta beberapa jama'ah ikut mengantarkan hingga jalan raya,karena posisi tempatku sekitar 7 kiloaan dari jalan raya.
menunggu beberapa saat muncul bis,sebelum aku naik,jama'ah memberiku uang 500 ribu,sebagai ongkos jalan ,alhamdulillah saat itu benar benar pas ketika lagi kena kanker saudara(kanker = kantong kering) hehehe.rezeki tak diduga duga.
ongkos jalan sudah kubayar duluan 100 ribu,jama'ah juga mengatakan ustadku ini turun dianabanua,soalnya mau kesengkang.akhirnya aku tenang tenang saja,bis yang kunaiki itu bis full ac lengkap dengan bantal serta selimut,wah baru kali naik bis yang begitu adem anyem muantep saudara tapi lama kelamaan aku semakin kedinginan,akhirnya aku berbaring saja,karena kursi disamping kosong lalu menyelimuti badanku yang semakin kedinginan.
akhirnya aku pun ketiduran...
![]() | |
| ilustrasi tapi mirip yang saya duduki selama perjalanan |
tiba tiba aku terbangun di pare pare,aku berpikir mungkin sudah lewat anabanua,tapi saya berpikir jernih mungkin bisnya mau keliling keliling saja,mataku tetap terjaga lalu aku shalat tahajud serta berdoa dalam keadaan haru mengingat Gurutta Gani,semua memori muncul kembali kenangan kenangan bersama dalam proses belajar mengajar dikelas aku menangis ,teringat pula nama yang diberikan untukku Abd.Waris,kuingat perkataan beliau kepadakuvketika memberikan nama tersebut,kira kira seperti ini ,"nak namamu sama seperti imam besar mesjid Raya sengkang seorang hafizhul Qur'an".Aku hanya mengaminkan apa yang beliau ucapkan semoga benar benar terwujud.Aamiin.
tiba tiba bis berhenti didaerah yang saya kenal,cuman saya acuh tak acuh lalu aku pergi kerumah makan memesan soto makassar,setelah selesai aku pergi kekamar kecil lalu kembali kebis.
![]() |
| nyam nyam coto Makassara |
saat itu aku duduk santai menunggu bis jalan lagi,tiba tiba tidak sengaja mendengar pembicaraan penumpang dengan kernet bis "kapan sampai kebandara?"otakku cepat merespon ,kuingat ingat bandara bandara bandara,wah ini mau kemakassar...
saat itu aku terus bepikir bagaimana kalau sampai makassar,kapan aku bisa sampai kesengkang sedangkan perjalanan makassar sengkang 5 jam,padahal waktu itu sudah jam 4 lewat.cepat cepat aku bertanya ke kernet." ini mau kemana? ke makassar. lalu aku tanya balik "kalau anabanua sudah lewat ? sudah dari tadi. lalu kubilang lagi saya mau stop di anabanua tapi ketiduran tadi ,aku juga tidak tahu,jadi harus bagaimana bagusnya?"turun disini aja cari mobil lagi supaya tidak terlalu'' jawabnya.
akhirnya aku turun dengan perasaan bingung mau naik apa kembali kesengkang karena sudah sangat jauh,aku berjalanan menuju kesebuah warung sekali kali melihat hp yang low bate
pas benar dah musibahnya kalau begini sampai diwarung aku bertanya kepada pemiliknya jam berapa ada mobil travel sambil kuceritakan masalah yang menimpaku''ya sekitar jam 8 atau 9 "jawab sang pemilik,dalam hati bisa bisa telat ane kesengkang.
saya terus berpikir jernih bahwa setiap musibah dibaliknya ada hikmah yang terkandung dan yang perlu aku lakukan sekarang adalah perbaiki niat semoga dimudahkan lalu usaha bagaimana bisa sampai kesengkang tepat waktu kalau udah usaha ya tinggal tawakkal aja serahkan semua kepada Allah serta doa dipermantap.
lalu kuputuskan untuk pergi ke warung makan di kesebrang jalan dan aku menemui pemilik warung yang sedang santai akhirnya kuceritakan masalahku akhirnya ia bilang tunggu aja dek mobil di jalan raya sambil lambaikan tangan siapa tahu ada yang mau kesengkang,akupun mencobanya serta dibantu pemilik warung tapi semuanya sia sia mobil melaju kencang mengabaikan setiap usaha kami, lalu sang pemilik pergi mengambil motor,ia berkata padaku''tunggu sebentar nak'' ''iye pung''jawabku. pas ia pergi aku pun mencoba usahaku lagi sambil melambaikan tangan berharap ada mobil menghampiriku tapi usahaku sia sia lagi.
![]() | |
| ilustrasi:lambaikan tangan berharap ada yang berhenti |
pemilik warung kembali lagi dan megajakku pergi,kukira ia akan mengantar sampai sidrap ternyata dibawa kerumah makan,sampai disana aku diajak masuk bertemu supir travel,dan menunggu hingga akhirnya mobil berjalan.
selama perjalanan aku hanya berpikir apakah aku bisa sampai tepat waktu ke sengkang dan selama itu juga hanya menatap kosong arah jalan uang kutempuh sudah didaerah mana ini,aku bertanya tanya dalam hatiku tiba tiba dari sebelah kananku menyapa''mau kemana de''kesengkang pung''jawabku
dari sini lah ku tahu ternyata beliau adalah alumni As'adiyah ,kakak kelasnya gurutta Waris ( imam besarnya mesjid Raya) beliau bernama Ahmatul Asri,ia pergi kesidrap untuk tugas dinas.
salah satu pembicaraan yang berkesan mengenai alm.AG.Abd.Gani BA adalah selama mengajar gurutta itu tidak pernah marah dan ia tidak pernah melihat wajah perempuan/tidak pernah mengajar perempuan.subhanallah (kalau tidak salah ingat) dan ia pula menitipkan salam untuk Gurutta Arafah.
akhirnya sampai di sidrap tepatnya di SPBU setelah turun dari mobil supir mengatakan kepadaku untuk mencari tukang ojek untuk diantar ke terminal.nah disini deh subhanallahnya ketika aku menanyakan berapa ongkosnya ,katanya tidak usah bayar,disini aku kaget juga bercampur senang tidak bayar padahal pas turun juga dari mobil sekaligus pamit dari alumni As'adiyah beliau tidak bilang apa apa saat itu aku bersyukur banget deh. Naik mobil Gratis yang pertama.siapa sangka saudara.. lanjut kisah..masih panjang loo..
tetap semangat menyimak ya saudara..
aku berjalan menyusuri SPBU melihat lihat apakah udah muncul para tukang ojek yang disampaikan pak sopir tadi,semua pencarianku sia sia,instingku berjalan untuk menghampiri petugas SPBU nah disinilah awal kisah kedua ,kisah pertama yang naik mobil itu loo,, disini aku bertanya kepada sang petugas ''kapan ada tukang ojek datang''yaa jam 6 lah''ungkapnya.saat itu juga aku melihat jam hpku menunjukkan jam 5.30 lewat sedikit.![]() | |
| ilustrasi tapi ya seperti ini ceritanya |
nah dari sini pula ternyata sang petugas orang sengkang,ia masih muda kira kira umur 25 tahun keataslah.disini pula aku juga menceritakan masalahku kenapa bisa sampai di sidrap tanpa disadari aku sedang berbicara''enak sekali ya kalau kerja itu halal meski pekerjaan sederhana daripada gaji besar tapi hidup tak tenang seperti koruptor yang hanya bisa menghabisi uang rakyat.apalagi kalau udah pekerjaan halal dan ibadahnya mantap wah pasti keren top markotoplah(ilustrasinya seperti itu 11 12 lah ) nah ini akhirnya sang petugas mengatakan padaku tunggu disini aja siapa tahu ada mobil kesengkang bisa ikut akhirnya setiap mobil mengisi bensin selalu aku tanya'' mau kemana pak''kataku hingga beberapa mobil sampai di mobil cream kayaknya ''mau ke palopo'' terima kasih pak saya kira pergi kesengkang''akhirnya aku mundur dengan pasrah menunggu mobil selanjutnya.Saat itu aku berpikir cepat untuk ikut sampai anabanua lalu aku minta tolong sama petugasnya bilangi pak sopirnya bisa ikut ke anabanua ''pak boleh ikutkan anak ini ke anabanua''iya boleh''jawabnya.Disitu aku senang banget seetelah penantian panjang akhirnya bisa pergi juga.
selama perjalanan si pak sopir cerita ternyata ia pergi ke palopo untuk menjemput anaknya yang ingin sekolah di makassar setelah lulus SD dan ia juga sangat senang pula karena anaknya bisa ikut dengannya karena hubungan dengan ibunya sudah tidak sebagai suami istri lagi karena disebabkan suatu hal.Selama perjalanan juga kami berbagi kisah kenapa aku kembali kesengkang dan ia banyak bertanya juga tentang masalah agama akupun menjawab sesuai dengan keilmuanku kalau tahu dijawab apalagi jika tidak kutahu maka ku jawab tidak tahu seperti masalah rumah tangga,puasa,adab berdoa sampai anjing ditabrak dan lain lain pokoknya hingga selama perjalanan kami semakin akrab ia juga berkata mungkin Allah yang mempertemukan kita seperti ini sebenarnya tadi pas ba'da (setelah) shalat shubuh di pare pare sekalian isi bensin disana entah kenapa bisa kelewatan akhirnya sekalian aja isi bensin di sidrap.
Subhanallah ya Saudara alur cerita kehidupan yang Allah buat semata mata semua ada hikmah nya jadi tidak boleh berburuk sangka dengan setiap kejadian adapun aku menambahkan selama perjalanan alangkahnya baiknya jika anak sejak dini diberikan pemahaman agama yang baik sehingga setelah dewasa lebih muda diarahkan dibandingkan mereka yang tidak ada pemahaman agama sejak dini maka akan lebih susah diarahkan contohnya ketika disuruh sholat ia akan berkata nanti nanti dan nanti akhirnya tidak shalat adapun jika anak dimasukkan dipesantren akan lebih baik lagi jadi orang tua tidak perlu cemas dengan keadaan anaknya karena dipondok anak dididik shalat lima waktu,serta belajar hidup mandiri tapi tetap harus ada pengontrolan dari orang tua supaya tetap mengetahui perkembangan si anak.Tak lama kemudian anabanua mulai kelihatan dan mobil menepi dipinggir sebelum pamit aku bertanya berapa pung''tidak usah,ini bukan mobil penumpang ''jawabnya.aku hanya bisa berkata terima kasih banyak pung.
bagaimana saudara percaya tidak percaya ini terjadi pada diri ku dan ini yang keduakalinya GRATIS.
nah ini ending best of moment's
akhirnya kaki ku menginjak anabanua sambil menunggu mobil untuk kesengkang tapi lama menunggu tak kunjung datang kucoba untuk berjalan menuju mesjid tak kusangka tempat pemberhetianku dari mobil muncul bemor atau becak motor akan tetapi ia stop menghampiri seorang ibu yang sedang menunggu setelah aku berjalan agak jauh dari tempatku semula lalu sang ibu naik dalam hati ku kenapa aku jalan sejauh ini seandainya tidak jalan pasti aku yang naik bemor itu tapi ya udahlah bukan rezeki tiba tiba bemor itu mendekatiku dan penumpang ibu itu menyapaku'' mau kemana nak'' kesengkang pung ''jawabku. Sang ibu lantas mengajakku''ikut sama ibu aja ,ibu cuman sampai kepasar lajokka.''akhirnya akupun ikut sama sang ibu naik bemor.
selama perjalanan kami berbicara dimulai dengan masalahku hingga kembali sengkang lalu pembicaraanku berlanjut sampai kekotaku samarinda ternyata sang ibu mempunyai banyak keluarga juga disana.pak bemor berhenti tanda nya pasar lajokka telah sampai, ibu itu keluar dari bemor serta mengeluarkan uang 50 ribu dan berkata padaku ''nak tidak usah bayar,ibu yang bayar''terima kasih banyak pung.sekali lagi terimakasih sambil menyalimi sang ibu itu.
aku juga bingung apakah ibu peduli atas apa yang ku alami atau ia kasihan terhadapku yang nyasar sampai maros.ya udahlah jangan dipikirkan yang penting ALHAMDULILLAH gratis lagi saudara sampai di asrama di jalan andi pallawarukka no.13 sengkang pada jam tujuh kurang.subhannallah.
dan subhanallah lagi saudara saudaraku berdatangan dari setiap penjuru dari wajo,soppeng,bone dan sekitarnya menghadiri pemakaman AG.KH.Abd.Gani BA. kami juga sempat mencium kening gurutta dan mendoakan beliau.semoga apa yang beliau ajarkan kepada kami menjadi bermanfaat dan apa yang gurutta ajarkan menjadi amal jariah dan semoga kami dapat menjadi penerus beliau yang baik.AAmiin ya Rabbal'alamin. :( :(
selamat tinggal gurutta yang tawaddhu dan rendah hati lagi berilmu.
Kami begitu kehilangan dan sangat kehilangan sosok seperti dirimu.
saya kutip dari status Gurutta Abdul Waris "Ag. Abba wafat jum'at 04-09-2015 dan Ag. Abd. Gani wafat 18-06-2016, hanya dalam 10 bulan kedua AG ini telah meninggalkan kita semua, As'adiyah amat kehilangan kedua sosok ini dalam banyak hal, begitu banyak ilmu yang mereka bawa menghadap Allah, kami belum sanggup mengambil semua ilmunya, namun mereka telah tiada, kini kami jadi yatim ilmu, segudang ilmu yang hanya ada pada kedua sosok AG ini. Ya Allah berikanlah pengganti untuk kami yang bisa membimbing dan mendidik kami...""
Adapun kepergian Gurutta meninggalkan kita semua meski ini semua sulit kita terima inilah takdir Ilahi dan tak lain ada hikmah dibalik itu semua serta perjalanan kembali kesengkang semuanya sudah diatur dengan baik oleah Allah selama kita husnuzhon kepada-Nya seandainya jika tidak husnuzhon malah sebalik nya mungkin ceritanya pasti akan berbeda Wallohu'alam bisshowab.
Berhusnuzhon kepada Allah sangatlah penting dalam segala hal dan akan berpengaruh dalam kehidupan yang kita jalani baik hal suka maupun duka.Jika dapat berpikir jernih dan bijaksana menyikapi suatu hal,insyaAllah akan dipermudah urusan kita Adapun kita tidak boleh su'uzhon kepada makhluk-Nya terlebih lagi kepada Allah SWT atas ujian atau musibah yang diberikan karena ada hikmah di setiap kejadian agar kita bertambah iman dan syukur kita kepada-Nya.
Gurutta Sulaiman abdullah SAg, berkata kepadaku''ketika ada masalah maka kembalikanlah kepada ,Allah dengan memperbanyak zikrullah sehingga Allah akan mempermudah jalan kita"
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
يَقُعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ في نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً رواه البخاري، رقم 7405 ومسلم ، رقم 2675 )
“Allah Ta’ala berfirman, 'Aku tergantung persangkaan hamba kepadaKu. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingatku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diriKu. Kalau dia mengingatKu di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Kalau dia mendekat sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari." (HR bukhari, no. 7405 dan Muslim, no. 2675)
alhamdulillah akhirnya selesai juga ceritanya
“Allah Ta’ala berfirman, 'Aku tergantung persangkaan hamba kepadaKu. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingatku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diriKu. Kalau dia mengingatKu di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Kalau dia mendekat sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari." (HR bukhari, no. 7405 dan Muslim, no. 2675)
alhamdulillah akhirnya selesai juga ceritanya
semoga bermafaat
ingat yang penting Husnuzhon aja saudara
jangan deh pikir macam macam
pokoke husnuzhon
insyaAllah BERKAH :) good luck
wabillahit taufiq wassa'adah
wassalamu'alaikum warahmatullohi wabarakatuh








Komentar
Posting Komentar